Komisi B DPRD Kota Semarang Dorong Batik Pewarna Alam Jadi Destinasi Wisata Edukasi

           

SEMARANG – Komisi B DPRD Kota Semarang mendorong Galeri Batik Warna Alam Melon di Gunungpati dikembangkan menjadi destinasi wisata edukasi. Hal itu disampaikan saat kunjungan lapangan Komisi B, Rabu (19/8).


Wakil Ketua Komisi B Hanik Khoiru Solikah mengatakan, batik dengan pewarna alam memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bagian dari paket wisata. Menurutnya, perlu ada kolaborasi dengan destinasi wisata lain di sekitar Gunungpati agar kunjungan wisata semakin menarik.


Komisi B juga mendorong penguatan pemasaran melalui kerja sama dengan pusat oleh-oleh dan galeri UMKM. Selain itu, kualitas dan keunikan batik pewarna alam dinilai perlu terus dipertahankan dengan memanfaatkan teknologi untuk memperluas promosi.


Anggota Komisi B Hasan Bisri menilai galeri tersebut tidak hanya berpotensi sebagai tempat penjualan batik, tetapi juga sebagai sarana edukasi. Pengunjung dapat melihat langsung proses produksi sekaligus mempelajari pelestarian batik dengan pewarna alam.


Dinas Perindustrian Kota Semarang turut mendukung pengembangan galeri sebagai destinasi unggulan melalui peningkatan akses dan promosi. Sementara itu, para pengrajin mengusulkan pemasangan papan penunjuk arah di sejumlah titik untuk memudahkan masyarakat menemukan lokasi.