The ground Breaking and First Implementation
Ketua DPRD Kota Semarang Kadar Lusman bersama dengan Walikota Semarang Hendrar Prihadi dan Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menghadiri acara The ground Breaking and First Implementation Kerjasama Penyediaan Pelayanan Publik Prasarana Pasif Telekomunikasi Kota Semarang di Jalan Pemuda, Depan Lawang Sewu pada hari Rabu (16/9). Hadir pula dalam acara tersebut Anggota Forkopimda Kota Semarang, Sekda Kota Semarang Iswar Aminudin, Ketua KSO BPS Moratelindo Resi Y Bramani, Wakil Dirut Moratelindo Jimmy Kadir, dan Dirut Bisnis Ritel & UUS Div. Syariah Hana Wijaya.
Ketua KSO BPS Moratelindo Resi Y Bramani mengatakan bahwa duckting akan mendukung perkembangan Kota Semarang yang telah menjadi Kota Smart City terbaik di Indonesia. Total investasi dalam pengerjaan duckting kabel ini sebesar 634 miliar. Fase pembangunan pertama dilakukan sepanjang 29 Km, rencananya akan ada 7 menara komunikasi yang diselesaikan dalam kurun waktu secepatnya selama 6 bulan.
Hendrar Prihadi dalam sambutannya menceritakan awal mula ide duckting tersebut muncul, terbersit sebuah pemikiran untuk meletakkan seluruh kabel telekomunikasi di bawah tanah. Maka realisasinya, PT Moratelindo bekerja sama dengan Bhumi Pandanaran Sejahtera akan membuat duckting (kabel tanam). Proyek tersebut dijanjikan akan selesai dalam kurun waktu 6 bulan dan Kota Semarang akan menjadi kota pertama yang menerapkan jaringan 5G. Hal tersebut dilakukan untuk kemajuan Kota Semarang agar semakin hebat dan menjadi kota pariwisata yang bersaing dengan negara lainnya. Penanaman kabel optik di dalam tanah oleh Pemkot Semarang dan BPS Moratelindo ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan masyarakat di bidang telekomunikasi yang lebih berestetika.
