Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Wahyoe Winarto dalam Dialog interaktif dengan tema Menyalakan Api Kemanusiaan dalam Menegakkan Perda
Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Wahyoe Winarto hadir sebagai narasumber dalam Dialog interaktif dengan tema Menyalakan Api Kemanusiaan dalam Menegakkan Perda, Kamis (16/9) di Metro Hotel Semarang. Turut hadir menjadi narasumber Kabid PPUD Satpol PP Kota Semarang Marthen Dacosta dan Kasubag Dal.Ops.Bag.Ops. Polrestabes Kota Semarang Yudhi Priantono.
Marthen mengatakan belakangan ini banyak berita viral yang mengarah kepada kinerja Satpol PP dalam melakukan tugasnya di saat penertiban PPKM yang lalu. Ia mengatakan segala tindakan penertiban yang dilakukan bukanlah tanpa alasan dan atas perintah serta izin yang melalui proses. Marthen juga menambahkan dalam patroli yang dilakukan setiap hari pada dan malam hari tersebut pihaknya dibantu oleh linmas yang telah mendapatkan pelatihan karena kurangnya personil, ia berharap ada kebijakan dari pemerintah perihal penambahan personil.
Yudhi menanggapi perihal pengamanan di masa PPKM memanglah sulit di mana perda dan kesejahteraan masyarakat harus bisa berjalan beriringan. Untuk mengatasi kendala yang terjadi Yudhi pun menyarankan untuk mengubah pola komunikasinya. Taraf SDM masyarakat berbeda-beda, sehingga untuk dapat tercapai tujuannya kita harus bisa menyesuaikan agar apa yang disampikan dapat diterima. Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menerima keadaan masyarakat, kemudian memahami terlebih dulu pola pikirnya, selanjutnya kita dapat menegakkan sosialisai perda dengan pola komunikasi yang sesuai.
Liluk pun menambahkan bahwa saat ini banyak berita hoax yang tersebar di internet, terlebih di masa pandemi ini segala informasi dapat diakses dengan cepat namun tidak tervalidasi kebenarannya. Untuk itu ia berharap masyarakat dapat lebih cerdas dalam memilah informasi yang dikonsumsi. Ia pun juga berharap masyarakat dapat lebih aware terhadap kesehatannya, sehingga tetap taat dengan prokes untuk menjaga level covid di kota ini agar tidak meningkat lagi. Humanisme juga harus selalu ditegakkan, sosialiasi pun terus dilakukan, tidak hanya soal aturan namun juga bagaimana kita menangani pandemi bersama.
